Pandemi COVID-19, Siswa SMPN 1 Polewali Belajar di Rumah

By Sainuddin 28 Mar 2020, 07:27:52 WIB Pendidikan
Pandemi COVID-19, Siswa SMPN 1 Polewali Belajar di Rumah

Sesuai dengan himbauan Presiden Joko Widodo bahwa masyarakat membatasi diri untuk tidak keluar rumah dan berinteraksi dengan banyak orang. "Dengan kondisi ini saatnya kita kerja dari rumah, belajar dari rumah, ibadah di rumah," jelasnya. Dan dilanjutkan dengan Surat Edaran

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim nomor 4 tahun 2020 berisi tentang pelaksanaan kebijakan pendidikan dalam masa darurat penyebaran virus corona (COVID-19), yang isinya sebagai berikut:

a.Belajar dari Rumah melalui pembelajaran daring/jarak jauh dilaksanakan untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa, tanpa terbebani tuntutan menuntaskan seluruh capaian kurikulum untuk kenaikan kelas maupun kelulusan;

b. Belajar dari Rumah dapat difokuskan pada pendidikan kecakapan hidup antara lain mengenai pandemi COVID-19;

c. Aktivitas dan tugas pembelajaran Belajar dari Rumah dapat bervariasi antar siswa, sesuai minat dan kondisi masing-masing, termasuk mempertimbangkan kesenjangan akses atau fasilitas belajar di rumah;

d. Bukti atau produk aktivitas Belajar dari Rumah diberi umpan balik yang bersifat kualitatif dan berguna dari guru, tanpa diharuskan memberi skor atau nilai kuantitatif.

Lalu dilanjutkan dengan Surat Edaran Ibu Kepala Dnas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Polewali Mandar tentang pengalihan belajar siswa selama 14 hari mulai tgl. 16 s.d. 28 Maret 2020. Dan selanjutnya masa peralihan belajar ini diperpanjang sampai batas waktu yang akan ditentukan kemudian.

Menyikapi himbauan dan surat edaran tersebut, Siswa-siswi SMPN 1 Polewali telah dialihkan belajar di rumah sejak hari Senin tgl. 16 Maret 2020. Kegiatan belajar di rumah ini dilakukan dengan bentuk dan media yang disesuaikan dengan kemampuan dan daya dukung yang ada di lingkungan keluarga siswa tersebut. Untuk menunjang kegiatan belajar jarak jauh secara daring (dalam jaringan) beberapa guru memfasilitasi siswa untuk memenfaatkan situs maupun aplikasi belajar bahkan media sosial. Dan dari berbagai alternatif pilihan tersebut aplikasi WA masih menjadi pilihan sebagian besar guru dan siswa. Salah satu keunggul aplikasi WA ini karena sangat frendly. Meski untuk digunakan sebagai sarana pembelajaran masih lebih lengkap Google Clasroom. Bahkan fitur yang lebih lengkap lagi dimiliki oleh situs Schoology.

Terkait pembelajaran daring ini, Mendikbud mengakui besarnya tantangan pembelajaran daring dalam darurat Covid-19. Dalam situasi yang tidak mudah ini, tidak semua pembelajaran daring yang dilakukan sekolah akan optimal.

"Memang tidak semua daerah punya akses smartphone ataupun koneksi internet yang baik. Jadi ini merupakan suatu hal yang menantang. Tetapi kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kerja sama ke depan memastikan sekolah bisa menyelenggarakan pembelajaran daring," ungkap Nadiem.

"Saya yakin dengan gotong royong antara semua pihak, kita dapat melalui masa sulit ini bersama-sama," tambahnya.

"Masyarakat dapat menemukan berbagai aplikasi pembelajaran daring yang dapat dimanfaatkan untuk pembelajaran di rumah. Kemudian ada surat edaran, panduan, serta kumpulan informasi, video, dan infografik yang dapat membantu edukasi pencegahan penularan Covid-19," terang Nadiem.

Untuk menunjang kegiatan belajar daring, Pemerintah bekerja sama dengan beberapa provider telekomunikasi memberikan kuota gratis yang dapat digunakan untuk mengakses beberapa platform belajar online sehingga mereka tetap semangat belajar meskipun dari rumah. Seperti Telkomsel, Indosat Ooredoo, dan XL Axiata yang memberikan kuota gratis 30 GB untuk mengakses aplikasi Ruang Guru. Operator Smartfren menawarkan gratis akses ke platform Edmodo. Termasuk tersedia paket khusus telkomsel akses Ilmupedia kuota gratis 30GB yang dapat digunakan untuk mengakses konten pendidikan di Quipper, Zenius, Cakap, dan Bahaso.

Dan yang tak boleh dilewatkan adalah Portal Rumah Belajar yang sedari awal memang sudah gratis diakses. Dengan beragam fitur unggulan yang menarik dan sangat dibutuhkan oleh guru dan siswa. 

Semoga wabah pandemi COVID-19 ini segera berlalu dan seluruh anak-anak Indonesia dapat menjalani hari-hari sekolah dengan normal seperti biasanya.  Aamiin ....




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment